Senin, 16 September 2013

Contact Person



·         XL              :         087853300091


FLEXI                    :          031-83809482


·         PIN BB               :           2619E4DB

CARA MENDAPAT DISKON



Jika ingin mendapatkan harga discoun 15% kirim foto(setengah badan,full body dan close

up) dan biografi ke email atau black berry.

Biografi yang harus di kirimkan harus tercantum nama,tempa ttinggal,tempat dan tanggal

lahir,jenis kelamin,status,bahasa yang dikuasai,hobby,profesi dan nama sekolah atau

nama perusahaan.



Siswa perempuan berusia 15-25 tahun mendapat diskon 5%
Siswa perempuan berusia 15-30 tahun dan masih lajang mendapat diskon 10%
Siswa perempuan berusia 15-25 tahun,etnis tiong hua dan masih lajang mendapat diskon 15%

KETERANGAN



Seminggu 2 kali datang

Sebulan 8 kali datang

Sekali datang 90 menit

HARGA LES PRIVAT



MURID DATANG KETEMPAT GURU

1  ORANG     65.000/DATANG   450.000 /BULAN 

2  ORANG   90.000/DATANG    600.000/BULAN 

3  ORANG    120.000/DATANG    800.000/BULAN 

4 ORANG  140.000/DATANG    950.000/BULAN 




GURU DATANG KERUMAH


SURABAYA TIMUR

1-2  ORANG     140.000/DATANG   900.000 /BULAN 

3-4  ORANG   200.000/DATANG    1.200.000/BULAN 

5-6  ORANG    250.000/DATANG    1.600.000/BULAN 

7-8 ORANG  300.000/DATANG    2.000.000/BULAN 

10- 15 ORANG  350.000/DATANG    2.500.000/BULAN 


SURABAYA TENGAH

1-2  ORANG     150.000/DATANG   950.000 /BULAN 

3-4  ORANG   210.000/DATANG    1.300.000/BULAN 

5-6  ORANG    260.000/DATANG    1.700.000/BULAN 

7-8 ORANG  310.000/DATANG    2.100.000/BULAN 

10- 15 ORANG  360.000/DATANG    2.600.000/BULAN 


SURABAYA UTARA DAN SELATAN

1-2  ORANG     180.000/DATANG  

3-4  ORANG   280.000/DATANG   

5-6  ORANG    300.000/DATANG    

7-8 ORANG  350.000/DATANG   

10- 15 ORANG  400.000/DATANG 



SURABAYA BARAT

1-2  ORANG     200.000/DATANG  

3-4  ORANG   300.000/DATANG   

5-6  ORANG    350.000/DATANG    

7-8 ORANG  400.000/DATANG   

10- 15 ORANG  450.000/DATANG 

MANFAAT LES PRIVAT BAHASA MANDARIN



·        Menambah teman dan mendapat jodoh

Saat ini teknologi makin canggih, berbagai jejaring social dapat menghubungkan semua orang di belahan bumi manapun.  Kalau menguasai bahasa Mandarin kesempatan berteman dengan orang asing akan lebih besar. Dan dari pertemanan itu lambat laun bisa timbul perasaan dan bisa saja berlanjut sampai ke jenjang pernikahan. Semuanya itu berkat bahasa Mandarin.

·       Berteman dan beradaptasi dengan suasana dan penduduk Cina
Apabila kita menentukan pilihan untuk berkuliah di Cina tentunya kita akan asing karena suasana akan berbeda sekali dengan Indonesia. Mungkin di kampus kita akan mendapat mata kuliah dengan pengantar bahasa Inggris namun bagaimana dengan kehidupan sehari-hari? Dengan pergaulan kita? Dengan belajar bahasa Mandarin pindah ke Cina hanya akan seperti pindah rumah. Karena kita sudah tidak terlalu asing dengan bahasa Mandarin tersebut.


·       Dengan belajar bahasa Mandarin kita dapat berkomunikasi dengan lebih banyak orang di seluruh dunia

Bahasa Mandarin juga digunakan oleh lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia sehingga mempelajari bahasa ini akan memungkinkan kita berkomunikasi lancar dengan seperlima populasi dunia.


·        Bermanfaat meningkatkan IQ

Belajar bahasa mandarin, ternyata bermanfaat bagi pengembangan otak besar, hal ini sudah sejak lama terus-menerus dibuktikan oleh sejumlah penelitian ilmiah.

“Bulan Mei 1982, pakar psychology Dr. Cha De Lin (red.: Terjemahan harfiah dari bhs mandarin, tidak akurat) di majalah iptek <NATURE> yang tersohor di seluruh dunia, mempublikasikan sebuah artikel yang menggegerkan dunia. Cha De Lin melakukan penelitian terhadap IQ anak-anak dari lima negara yakni: Inggris, Amerika, Perancis, Jerman-barat dan Jepang, menemukan bahwa IQ keempat negara Amerika dan Eropa nilai rata-ratanya 100, sedangkan IQ rata-rata anak-anak Jepang ialah 111, sebabnya ialah anak-anak Jepang telah mempelajari huruf Kanji (aksara mandarin).”

·        Belajar Mandarin akan memperlancar komunikasi dalam bekerja

·        Belajar Mandarin sebagai investasi awal berbisnis di Cina

·        Dengan belajar Bahasa Mandarin akan menimbulkan kepercayaan dari pejabat dan pengusaha lokal Cina
Kunci utama dalam dunia usaha adalah kepercayaan dan kepercayaan itu akan tumbuh dengan lebih mudah dan cepat jika syarat kesamaan bahasa sudah dipenuhi. Tim Clissold, salah seorang pendiri kelompok pemodal swasta yang menanamkan investasi di China, dalam novel akademisnya yang berjudul Mr.China, menuturkan pentingnya penguasaan bahasa Mandarin bagi siapapun yang berminat berinvestasi di China sebagai modal dasar tumbuhnya kepercayaan dari pejabat dan pengusaha lokal (China).”
·       Belajar bahasa Mandarin akan menimbulkan ‘respect’ dari penduduk Negri Cina dalam hal investasi/bisnis

“Lissold mencatat bahwa bahasa mandarin bagi orang China di seluruh penjuru dunia adalah pusat dari perasaan “kechinaan” sementara huruf-huruf China adalah pusat bahasa itu. Dengan demikian, China akan lebih respek dan menaruh kepercayaannya dengan seorang investor asing yang mampu menjalin komunikasi dengan bahasa Mandarin yang baik yang kemudian akan berlanjut dengan pembicaraan-pembicaraan yang lebih hangat sehingga jelas bahwa bahasa mandarin menjadi bagian yang tak terpisahkan dari China.”

·       Belajar bahasa Mandarin sama saja kita mempelajari bahasa pengantar di dunia

Bahasa Mandarin sebagai bahasa mayoritas di China (putonghua yang merupakan dialek asal Beijing) di samping bahasa-bahasa daerah lainnya secara tidak langsung mengalami ‘kenaikan pamor’ sebagai bahasa pengantar internasional utama di samping bahasa Inggris.


·       Dengan belajar bahasa Mandarin maka seseorang akan memiliki cap berintelektual tinggi

Dewasa ini bahasa Mandarin sangat populer dan gencar dipelajari oleh orang-orang di berbagai belahan dunia. Mempelajari Mandarin sangat berbeda dengan belajar bahasa Inggris karena bahasa Mandarin memiliki aksara-aksara tersendiri dan masing-masing aksara memiliki makna tunggal. Kalau dalam bahasa Inggris kita hanya perlu memadupadankan huruf-huruf kapital untuk membentuk suatu kata dalam bahasa Mandarin kita harus menghafal/merekam setiap goresan atau bentuk dari setiap kata. Jadi dengan kita mempelajari atau menguasai bahasa Mandarin kita telah mengetahui beratus-ratus atau beribu-ribu aksara atau hanzi, yang dalam hal ini memerlukan intelektual dan konsentrasi yang tinggi.
·       Kemampuan bahasa Mandarin dijadikan sebagai suatu persiapan demi meningkatkan kompetensi saat memasuki dunia kerja
Dalam dunia kerja kita pasti mengiginkan peningkatan, bisa dalam hal gaji atau jabatan. Namun dalam hal peningkatan selain bekerja dengan baik kita juga dituntut berkompetisi dalam hal ‘skill’. Belajar bahasa Mandarin merupakan suatu nilai tambah dalam dunia kerja karena seseoarang dengan kemampuan ber-bahasa Mandarin akan lebih berguna atau bisa dikatakan multifungsi sehingga ia akan lebih dominan ketimbang pegawai-pegawai lain dan kesempatan naik gaji atau jabatan pun akan lebih terbuka.
·       Belajar bahasa Mandarin bermanfaat bagi hubungan politik
“Tengok saja Perdana Menteri Australia yang baru, Kevin Rudd yang fasih berbahasa Mandarin. Dengan kemampuan linguistiknya ini, Kevin Rudd diharapkan dapat mempererat hubungan Australia dengan China. Dengan kata lain, bahasa Mandarin tidak saja penting bagi keperluan bisnis namun juga sangat penting bagi keperluan politik internasional.”
·       Belajar bahasa Mandarin dapat menambah semangat positif di dalam diri
Sebuah artikel dari Gong Pengcheng, rektor universitas Fo Guang – Taiwan, di dalam artikel itu dikisahkan tentang penelitian dari Wilhelm Freiherr Von Humboldt, seorang pakar bahasa Jerman, terdapat penjelasan yang lebih mendalam.
Humboldt beranggapan, tulisan bangsa Eropa, cukup disampaikan melalui mekanisme bahasa, tidak menghabiskan “semangat” apapun. Akan tetapi aksara mandarin tidak demikian, setiap bentuk tulisan, makna tulisan beserta penggabungannya dengan suara, membutuhkan memeras otak, dengan “Spirit langsung berhadapan dengan gagasan”, dengan langsung menggunakan pemikiran untuk membentuknya.” 
Maka dari itu, seluruh proses pembentukan aksara, praktis sama dengan sebuah aktivitas perenungan yang besar, spirit tercurahkan diantaranya.
Maka dari itu Humboldt menyebut aksara mandarin sebagai “Aksara yang berpikir”, ia mengatakan: ‘Di dalam beraneka bentuk aksara mandarin, sudah termasuk philosophische Arbeit/Efek filsafat di dalamnya.’ “


·       Dengan belajar bahasa Mandarin kita jadi ‘Tidak Ketinggalan Jaman’
Seperti yang telah kita ketahui bahwa Negara Cina adalah Negara dengan penduduk terbesar di dunia, selain itu banyak juga negara-negara yang menggunakan bahasa Mandarin sebagai pengantar seperti Hongkong, Taiwan dll. Jika diakumulasikan maka banyak sekali orang yang menguasai bahasa Mandarin, ditambah lagi dengan orang-orang yang berlomba-lomba menguasai bahasa Mandarin walaupun bukan warga negara Cina, Hongkong, Taiwan. Jumlah orang-orang yang bisa berbahasa Mandarin akan bertambah tiap tahunnya. Jadi apa mau dibilang ketinggalan jaman Cuma karena ga bisa bahasa Mandarin?
·       Dengan menguasai bahasa Mandarin akan membuka pintu penghasilan
Dari tulisan diatas sudah jelas apa maksud dari poin yang satu ini. Kalau kita menguasai bahasa Mandarin kita membuka perusahan ekpor inpor dan juga bisa menjadi seorang penerjemah.

·       Kesempatan diterima apabila kita melamar kerja di perusahaan bertaraf internasional lebih besar
Kemampuan untuk berbicara lancar bahasa Mandarin di samping bahasa asli Anda dapat bermanfaat jika Anda sedang mencari peluang kerja dengan perusahaan internasional. Kemampuan untuk berbicara bahasa yang digunakan oleh kebanyakan orang bisnis dapat menempatkan Anda selangkah lebih maju dari kompetisi. Sebenarnya bukan hanya perusahaan bertaraf internasional perusahaan biasa pun akan lebih senang menerima karyawan yang mempunyai kemampuan lebih.
·       Kesempatan bekerja di luar negri
Saat kita bekerja di perusahaan bertaraf internasional, bisa saja sewaktu-waktu kita ditransfer ke luar negeri karena pimpinan menganggap kita mampu dan cakap dalam mengurus pekerjaan serta faktor pertimbangan lain adalah kita mampu berkomunikasi dan bisa menggunakan banyak bahasa pengantar seperti bahasa Inggris atau Mandarin.  
·       Belajar bahasa mandarin bermanfaat melatih sel-sel syaraf

·       Penguasaan bahasa Mandarin akan menunjang perjalanan wisata

Kalau dapat kesempatan berwisata ke Cina. Perjalanan akan lebih menyenangkan dan mudah kalau kita dapat berbicara bahasa penduduk sana. Misalnya kita mau membeli oleh-oleh maka tidak perlu memanggil sang tour guide karena kita sudah dapat mengutarakan maksud kita sendiri. Atau misalkan kita tersesat di Cina maka tidak perlu panik, kita bisa bertanya jalan pulang pada orang lewat. Dan yang tidak kalah penting kalau sedang jalan-jalan tiba-tiba kebelet, kita bisa menanyakan di mana WC  terdekat. ‘kan tinggal pakai bahasa Inggris,” memang benar kalau berwisata kita tinggal menggunakan bahasa Inggris yang lebih umum, tetapi seperti peribahasa ‘dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung’ maka kalau ke Cina gunakanlah bahasa Cina.

·       Kuliah di Universitas di Cina dapat menjadi pilihan
Bahasa Mandarin membuka pintu ke perkuliahan di universitas Cina. Meskipun kuliah internasional di universitas Cina memungkinkan Anda studi di Cina tanpa pengetahuan bahasa Mandarin, penguasaan bahasa Mandarin tentu saja menguntungkan jika Anda ingin studi di sana. Jika kuliah internasional tidak tersedia, Anda harus membuktikan bahwa Anda memiliki kemampuan bahasa Mandarin yang memadai sebelum memulai kuliah. Oleh karena itu, penguasaan bahasa memberikan pilihan kuliah lebih luas.


·       Kesempatan mendapat beasiswa lebih besar
Apabila kita mengajukan beasiswa untuk kuliah di Cina dan di dalam kualifikasi kita tuliskan kita dapat berbahasa Mandarin maka si pihak pemberi beasiswa akan lebih ‘melirik’ kita. Maksudnya kedudukan kita untuk mendapat beasiswa tersebut lebih kuat dari yang lain. Tentunya bukan hanya hal tersebut yang akan dilihat apabila mengajukan beasiswa. Hasil tes dan wawancara juga jadi pertimbangan. Tapi di benak si pemberi beasiswa, pengaju yang bisa berbahasa Mandarin akan ‘survive’ di sana. Maksudnya kalau tidak asing dengan bahasa disana kita tentu akan lebih kerasan dan semangat belajar juga lebih terpacu dan akan menghasilkan prestasi yang baik. Kalau belum bisa berbahasa Mandarin, penerima beasiswa akan kesulitan berkomunikasi dan juga tidak akan kerasan dengan kehidupan barunya. Bisa saja karena sangking tidak tahannya dia akan melepas beasiswa tersebut, sia-sialah dana yang telah dikeluarkan selama dia disana.
·       Mengikuti lomba-lomba
Dengan penguasaan bahasa Mandarin kita dapat mengikuti lomba-lomba berbahasa Mandarin baik pidato, baca puisi dll yang diselenggarakan. Biasanya lomba-lomba seperti itu, untuk pemenang akan disediakan sejumlah hadiah. Setidaknya kalau tidak dapat hadiah kita akan menerima sertifikat .  Kita juga akan memiliki nama baik kalau menjadi juara, kalau kita adalah perwakilan sekolah kita juga menaikkan nama baik sekolah.
·       Tidak perlu takut tidak mendapat kerja
Zaman sekarang perusahaan mencari orang yang multitalent, penguasaan bahasa Mandarin adalah salah satu talent tersebut. Kalaupun kita tidak diterima di suatu perusahaan tidak usah khawatir kita bisa saja memilih jadi seorang translater atau pramugari atau bisa saja jadi TKW ke Cina. Tetapi kembali lagi pada keninginan masing-masing orang, kalau ia tidak mau mencari kerja walau menguasai seluruh bahasa di duniapun tetap tidak akan mendapat kerja.
·       Motivasi anak
Sebelum kita bangga dengan anak kita, buatlah anak bangga dulu dengan orang tuanya. Kalau kita bilang pada anak: ‘Wah ayah bangga dengan kamu karena kamu pinter Bahasa Mandarin’. Akan lebih bagus kalau komentar anak kita begini: ‘Kan bapak (atau ibu) jagonya!’ Seringkali orang tua menjadi figur yang dikagumi anak, dengan demikain apabila kita bisa, selain bisa membantu belajar anak akan dapat menjadi motivasi besar bagi mereka.
·       Mempelajari keragaman budaya Cina
Kita menemukan keragaman dalam budaya dan orang-orang membuat dunia kecil yang disebut laut besar orang; orang-orang menyombongkan budaya mereka sendiri, tradisi dan bahasa. Mereka cara untuk mengekspresikan ide-ide yang berbeda dan begitu juga dialek mereka. Manfaat belajar bahasa kedua (dalam hal ini bahasa Mandarin) datang dalam gambar ketika datang untuk memahami dan mengalami keragaman ini. Belajar bahasa kedua adalah akuisisi bahasa lain selain bahasa asli seseorang. Ini adalah belajar untuk mengekspresikan diri dalam kata-kata dari komunitas-komunitas lain. Hal ini seperti mengekspresikan satu ide-ide dalam cara yang lain.

·       Belajar menggambar
Kata orang tulisan Mandarin adalah tulisan yang dihasilkan dari proses menggambar tentang hal yang ingin diungkapkan. Misalnya :
Ø  Huruf pintu dalam pinyin tertulis :  门【mén bentuknya sangat mirip pintu seperti aslinya
Ø  Huruf ini 川【chuānadalah huruf sungai. Bila dicermati ketiga garis tersebut terlihat seperti aliran sungai
Ø  Huruf ini adalah huruf gunung 山【shāngaris yang tertinggi di tengah adalah representasi dari gunung yang lancip di tengah.
Jadi bisa dibilang belajar tulisan Mandarin sama saja kita belajar menggambar atau menebak-nebak gambar.
·       Belajar bahasa Mandarin akan mempermudah mempelajari huruf kanji (漢字)
Huruf Kanji adalah huruf Jepang yang diimpor dari aksara Cina. Dinamai “Kanji” karena menyesuaikan dengan istilah Mandarin Hanzi. Hanzi adalah nama aksara tradisional Cina. Seiring berlalunya waktu, aksara ini diserap penggunaannya oleh Bahasa Jepang. Dalam pembelajaran huruf kanji terdapat tiga cara pembacaan salah satunya adalah On (On-yomi). On (On-yomi) adalah pengucapan Kanji yang menyesuaikan dengan bahasa Cina. Jadi kalau kita menguasai bahasa Mandarin mudah sekali mengenal huruf kanji.

·       Pelajaran yang berguna seumur hidup

Di dunia ini semua orang pasti akan menjadi tua. Dalam proses penuaannya manusia telah belajar banyak hal. Belajar berjalan, berbicara, menghitung, belajar pelajaran IPS, IPA, bahasa Inggris, Matematika, Seni Budaya dll. Kebanyakan dari pelajaran yang dipelajari di sekolah hanya bermanfaat untuk ditransformasikan menjadi nilai. Setelahnya? Kita akan lupa. Misalnya rumus phytagoras, atau apa itu piramida biomassa, definisi masyarakat dll. Semuanya akan cepat terlupa begitu ulangan selesai. Tetapi berbeda apabila belajar bahasa. Belajar bahasa sekali tidak akan lupa seumur hidup. Walaupun kita lupa rumus phytagoras kita masih bisa berbicara bahasa Inggris maupun Mandarin atau bahasa lainnya.


·       Belajar bahasa Mandarin berguna bagi kehidupan sehari-hari
Orang Indonesia biasa menggunakan bahasa Indonesia sehari-harinya jadi apa gunanya bahasa Mandarin? Banyak! Kalau bisa bahasa Mandarin kita dapat dengan mudah nonton film bahasa Mandarin tanpa teks, malah cerita dari film tersebut lebih dapat dipahami ketimbang harus baca teks.

·       Membaca petunjuk

Kalau sakit kita pasti makan obat. Kadang obat Cina lebih mujarab khasiatnya ketimbang antibiotic, tapi petunjuk yang ada di obat-obat Cina tulisannya menggunakan bahasa Cina semua. Jarang ada yang diartikan ke bahasa Inggris apalagi bahasa Indonesia. Kalau tidak mengetahui petunjuk pemakaian kita jadi bertanya-tanya apakah obat ini aman untuk dimakan anak-anak, berapa takarannya, dll. Kalau bisa membaca petunjuk tersebut pasti kita lebih tenang mengonsumsinya dan niscaya akan lebih cepat sembuh.

·       Belajar bahasa Mandarin mengurangi resiko penyakit pikun

Pikun adalah penyakit lupa yang sering dialami oleh orangtua. Pikun terjadi akibat otak terlalu lama didiamkan sehingga kinerjanya menurun. Kita tahu kalau orangtua pikirannya berbeda dengan anak kelas 3 SMK yang akan menghadapi UAN. Orangtua memikirkan hal-hal yang berkenaan dengan kehidupan sehari-hari, anak kelas 3 SMK memeras otak belajar bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan Matematika. Dari hasil penelitian apabila otak lebih sering digunakan untuk belajar seperti yang dilakukan anak kelas 3 SMK maka di saat tua nanti kita akan mengalami proses pikun yang lebih lama. Nah, belajar Mandarin seperti yang kita tahu tidak semalam langsung bisa tapi harus memeras otak menghafal hanzi-hanzi dan butuh konsentrasi tingkat tinggi. Dengan begitu otak akan bekerja maksimal dan kita telah mencegah proses pemikunan.

·       Memperluas pengetahuan

Belajar bahasa kedua membangun kreativitas pada anak-anak dan mengembangkan keterampilan keaksaraan. Anak-anak sekolah yang mempelajari bahasa kedua melakukan lebih baik daripada rekan-rekan bahasa mereka. Budaya dan bahasa ahli percaya manfaat belajar bahasa kedua. Mereka mengatakan bahwa anak-anak sekolah harus diajarkan bahasa kedua. Itu memperluas cakrawala mereka.

·       Mendapat nilai yang bagus

Kalau sedari dini sudah mempelajari bahasa Mandarin maka apabila si anak dimasukkan ke sekolah yang memiliki mata pelajaran bahasa Mandarin tentu ia akan mendapat nilai-nilai bagus pada tiap ulangan atau tugas-tugasnya.

·       Belajar bahasa Mandarin sebagai bekal di masa mendatang

Saat ini perkembangan Cina di sector industry sedang gencar-gencarnya, dapat diprediksikan beberapa tahun mendatang Cina akan berkembang lebih maju lagi dan saat hal itu terjadi akan semakin meningkat kebutuhan akan bahasa Cina. Jadi belajar bahasa Mandarin dari sekarang akan memberikan manfaat nantinya pada saat Cina berkembang menjadi raksasa perekonomian dunia.

·       Membantu turis asing
Dalam hal ini wisatawan dari negeri tirai bamboo. Kalau mereka berkunjung ke negara Indonesia ini kita dapat menunjukkan betapa ramahnya orang Indonesia kepada mereka dengan cara membantu mereka selama disini. Tapi mau bantu gimana bahasanya aja gak ngerti? Nah itulah manfaat belajar bahasa Mandarin.




·       Meningkatkan citra Indonesia

Kalau orang-orang Indonesia mayoritas bisa berbahasa Mandarin maka image Indonesia di mata internasional bisa meningkat. Kita bukan lagi dicap sebagai negara teroris.

·       Belajar bahasa Mandarin belajar menolong

Seseorang yang bisa berbahasa Mandarin pasti akan dimintai bantuan berkenaan dengan bahasa Mandarin, ditanya tugas, arti suatu kata dll. Dengan menjawab permintaan-permintaan itu berarti kita telah membantu orang yang kesusahan dan membantu adalah perbuatan mulia walaupun sederhana.

·       Membuat orangtua bangga

Belajar bahasa Mandarin akan menambah kemampuan berbahasa. Apabila orang-orang telah tahu bahwa si anak bisa berbahasa Mandarin, anak itu akan dipuji. Dipuji akan membuat orangtuanya bangga karena beranggapan anaknya telah jadi orang pandai.



·       Belajar bahasa Mandarin dapat memuaskan diri

Belajar bahasa mandarin itu sulit, apabila kita telah mampu menguasainya walaupun hanya satu kalimat kita akan merasa senang dan puas sekali karena pembelajaran kita ternyata berbuah hasil. Tetapi janganlah cepat puas hanya dengan memahami sebuah kalimat, puaslah jika kita telah menguasai dua kalimat, setelah itu jangan berpuas diri lagi, puaslah jika telah memahami tiga kalimat dan seterusnya.

·       Dengan belajar bahasa Mandarin kita menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya
 Mandarin sebagai dasar
Seperti Indonesia Cina memiliki banyak bahasa daerah dan dialek-dialek kedaerahan, dalam mempelajarinya akan sangat membantu bila kita mempelajari bahasa Mandarin pada umumnya terlebih dahulu.

·       Mempelajari naskah-naskah kuno
Cina adalah bangsa dengan sejarah yang amat panjang dan terkenal kemahsyurannya sejak dulu. Banyak cerita dan peninggalan-peninggalan sejarah yang dimilikinya. Arkeolog dari seluruh dunia tertarik akan sejarah Cina yang begitu indah dan penuh misteri. Sejarah-sejarah itu tertuang dalam naskah-naskah kuno dan perkamen-perkamen yang menunggu untuk diungkap. Dengan belajar bahasa Mandarin para Arkeolog akan mengungkap rahasia kebesaran Cina di masa lampau yang mungkin akan bermanfaat di masa depan.

·       Belajar dan memahami bahasa Mandarin akan dapat diwariskan ke anak-cucu
Keturunan Tionghoa di Indonesia masih banyak yang menggunakan bahasa kedaerahan masing-masing dalam kehidupan sehari-hari misalnya seperti bahasa Hokkian. Seorang anak yang lahir dan tumbuh di dalam lingkungan yang komunikasinya menggunakan bahasa Hokkian itu, saat ia tumbuh dan belajar bahasa Indonesia ia juga akan belajar bahasa Hokkian. Jadi secara tidk langsung apa yang kita pelajari akan bermanfaat bagi anak kita.

·       Dengan mempelajari bahasa Mandarin kita jadi bagian dari dunia, kita bisa berkembang lebih jauh lagi, tidak hanya hidup di lingkup yang sama


·       Dengan belajar bahasa Mandarin kita akan ketagihan mempelajari lebih banyak bahasa lain
Pelajaran yang berguna seumur hidup

Di dunia ini semua orang pasti akan menjadi tua. Dalam proses penuaannya manusia telah belajar banyak hal. Belajar berjalan, berbicara, menghitung, belajar pelajaran IPS, IPA, bahasa Inggris, Matematika, Seni Budaya dll. Kebanyakan dari pelajaran yang dipelajari di sekolah hanya bermanfaat untuk ditransformasikan menjadi nilai. Setelahnya? Kita akan lupa. Misalnya rumus phytagoras, atau apa itu piramida biomassa, definisi masyarakat dll. Semuanya akan cepat terlupa begitu ulangan selesai. Tetapi berbeda apabila belajar bahasa. Belajar bahasa sekali tidak akan lupa seumur hidup. Walaupun kita lupa rumus phytagoras kita masih bisa berbicara bahasa Inggris maupun Mandarin atau bahasa lainnya.


·       Belajar bahasa Mandarin berguna bagi kehidupan sehari-hari
Orang Indonesia biasa menggunakan bahasa Indonesia sehari-harinya jadi apa gunanya bahasa Mandarin? Banyak! Kalau bisa bahasa Mandarin kita dapat dengan mudah nonton film bahasa Mandarin tanpa teks, malah cerita dari film tersebut lebih dapat dipahami ketimbang harus baca teks.

·      

Pentingnya Bahasa Mandarin di Era Pasar Global
Posted by sylvietanaga on February 17, 2008 · 10 Comments 


Pesatnya perekonomian Cina ditambah dengan besarnya jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 1,3 miliar jiwa membuat berbagai industri raksaksa dunia berlomba-lomba membenamkan investasinya di sana. Oleh karena itu, prasyarat penting yang harus dipenuhi oleh seorang investor guna membangun kepercayaan publik lokal adalah kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Mandarin.
Alhasil, Bahasa Mandarin kini menjadi bahasa Internasional kedua setelah Bahasa Inggris. Bahasa Mandarin digunakan oleh lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia dan penguasaan terhadap Bahasa Mandarin sering diidentikan dengan makin cerahnya prospek karir seseorang terutama bagi mereka yang hendak terjun dalam dunia bisnis

Pentingnya Belajar Bahasa Mandarin

Mengulas mengenai semakin pentingnya bahasa Mandarin, suka tidak suka sangat terkait dengan kebangkitan China yang sangat drastis mulai tahun 1990an. Tak bosan-bosannya kita mendengar tentang kebangkitan China yang dari tahun ke tahun selalu menunjukkan peningkatan terutama dalam hal pertumbuhan ekonominya yang rata-rata mencapai nilai di atas 9% per tahun. Pada tahun 2007 saja China tercatat mengalami peningkatan surplus perdagangan sebesar 48% hingga mencapai 232,2 milyar dollar.
Belum lagi kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologinya yang juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan seiring dengan laju pertumbuhan ekonominya yang sangat tinggi. Negara dengan jumlah penduduk 1.321.851.888 (est. July 2007) ini praktis menjadi magnet bagi para investor asing yang ingin mencoba mengembangkan bisnisnya di Asia.
Ini terbukti dengan meningkatnya jumlah investasi asing langsung (foreign direct investment) pada kuarter pertama tahun 2007 yang mengalami kenaikan 4,4% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2006 yaitu dari 14.2 milyar dollar pada kuarter pertama tahun 2006 menjadi 15,9 milyar dollar pada kuarter pertama tahun 2007. Dari jumlah tersebut, AS tercatat sebagai sumber FDI kelima terbesar bagi China setelah Hongkong, Inggris, Jepang, dan Korea Selatan.

Bahasa Mandarin sebagai bahasa mayoritas di China (putonghua yang merupakan dialek asal Beijing) di samping bahasa-bahasa daerah lainnya secara tidak langsung mengalami ‘kenaikan pamor’ sebagai bahasa pengantar internasional utama di samping bahasa Inggris. Untuk dapat berinvestasi di China, penguasaan bahasa Mandarin menjadi amat penting karena kelancaran bisnis berawal dari kelancaran berkomunikasi.
Kunci utama dalam dunia usaha adalah kepercayaan dan kepercayaan itu akan tumbuh dengan lebih mudah dan cepat jika syarat kesamaan bahasa sudah dipenuhi. Tim Clissold, salah seorang pendiri kelompok pemodal swasta yang menanamkan investasi di China, dalam novel akademisnya yang berjudul Mr.China, menuturkan pentingnya penguasaan bahasa Mandarin bagi siapapun yang berminat berinvestasi di China sebagai modal dasar tumbuhnya kepercayaan dari pejabat dan pengusaha lokal (China).
Mengapa demikian?
Clissold mencatat bahwa bahasa mandarin bagi orang China di seluruh penjuru dunia adalah pusat dari perasaan “kechinaan” sementara huruf-huruf China adalah pusat bahasa itu. Dengan demikian, China akan lebih respek dan menaruh kepercayaannya dengan seorang investor asing yang mampu menjalin komunikasi dengan bahasa Mandarin yang baik yang kemudian akan berlanjut dengan pembicaraan-pembicaraan yang lebih hangat sehingga jelas bahwa bahasa mandarin menjadi bagian yang tak terpisahkan dari China.
Bahasa Mandarin juga digunakan oleh lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia sehingga mempelajari bahasa ini akan memungkinkan kita berkomunikasi lancar dengan seperlima populasi dunia. Sekitar 30 juta orang asing (non China) kini tercatat tengah mempelajari bahasa Mandarin dan pemerintah China sendiri memperkirakan angka ini akan meningkat menjadi 100 juta orang pada tahun 2010.
Dengan demikian, terlepas dari persoalan bisnis, bahasa Mandarin sangat penting untuk dipelajari bagi siapapun seperti halnya mempelajari bahasa Inggris. Simak saja cerita-cerita singkat di bawah ini.
Stella, lulusan jurusan marketing Royal Melbourne Institute of Technology, Australia tentu saja sudah mahir berbahasa Inggris beraksen negara kanguru. Menyadari bahwa China sudah menjadi negara yang kuat dalam bisnis di belahan negara mana pun, Stella memutuskan belajar bahasa Mandarin.
“Tadinya saya ingin kursus di Indonesia saja, negara saya sendiri. Namun saya khawatir, saya tidak terpacu. Jika saya belajar di negara yang memang menggunakan bahasa tersebut, mau tidak mau saya harus menggunakannya,” kata Stella yang memutuskan belajar di Beijing. Pulang ke Indonesia dengan bekal ilmu marketing, bahasa Inggris, dan bahasa Mandarin, Stella bekerja di sebuah perusahaan asuransi sebagai personal financial advicer. Bahasa Mandarinnya benar-benar dibutuhkan dalam berhubungan dengan kliennya.
Tak lama Stella bekerja di perusahaan itu, ia memutuskan masuk bisnis keluarganya. Di Bandung ia membidani restoran China berlabel halal. Lagi-lagi bahasa asing keduanya menolongnya. Pelanggannya banyak dari bangsa Tionghoa. Ia tak kesulitan berkomunikasi jika pelanggannya ingin mengakrabkan diri dengannya.
Selain Stella, ada juga Winda yang bekerja sebagai sekretaris di sebuah perusahaan tekstil. Hubungan dagang ke luar negeri selama ini memang lancar dengan menggunakan bahasa Inggris. Namun ketika kontrak dagang dilakukan dengan Cina, Winda “naik daun”.
Winda pernah mengambil kursus bahasa Mandarin sebelum masuk perusahaan tekstil ini. Dokumen-dokumen berbahasa Mandarin menjadi “santapan”-nya. Nilainya bertambah di mata sang bos. Ujung-ujungnya ia mendapat insentif dan kenaikan gaji permanen sebagai reward atas prestasinya.
Pentingnya mempelajari bahasa Mandarin juga disadari oleh orang-orang non Asia seperti orang AS dan Eropa. Pada tahun 2005, presiden Bush bahkan memberikan dana sebesar 114 juta dollar pada sekolah-sekolah untuk mendorong peningkatan studi bahasa Mandarin, Arab, Rusia, dan bahasa asing lainnya agar bahasa-bahasa tersebut dapat dipelajari sedini mungkin oleh para pelajar AS. Sepuluh orang guru bahasa Mandarin direkrut pada urutan pertama.
Di AS sendiri, memang nampak peningkatan minat pada bahasa Mandarin. “Orang-orang pada akhirnya mulai memberikan perhatiannya pada bahasa Mandarin sebagai prospek utama dari budaya dan ekonomi” kata Michael H. Lebine, direktur eksekutif Pendidikan untuk Masyarakat Asia. Sekalipun demikian, pemerintah China tetap gencar mempromosikan bahasa Mandarin.
Hanban atau Kantor Nasional untuk Pengajaran Bahasa Mandarin sebagai Bahasa Asing yang didanai oleh pemerintah China, kini bekerja sama dengan National Association of Independent Schools, perwakilan dari sekolah-sekolah swasta AS untuk mengirimkan sembilan anggota delegasinya ke China.
Di Inggris, lebih dari 400 sekolah menengah mempelajari bahasa Mandarin sebagai buah kesuksesan dari sebuah badan di Inggris yang bernama Specialist Schools and Academies Trust dalam melobi bahasa Mandarin agar masuk dalam kurikulum nasional.

Berdasarkan data dari Forum Internasional Bahasa Mandarin di Shanghai disebutkan bahwa kini ada lebih dari 2.027 universitas dari 85 negara di seluruh dunia yang menawarkan kursus bahasa Mandarin. Peningkatan penawaran ini terutama dipicu oleh keberhasilan China dalam mengajukan diri sebagai tuan rumah Olimpiade dan keberhasilan dalam masuknya Cina menjadi anggota WTO.
Data statistik dari forum yang sama juga menyebutkan bahwa ada sekitar 25 juta orang yang berminat mempelajari Bahasa Mandarin dan 60.000 orang di antaranya datang ke China khusus untuk mempelajari Bahasa Mandarin secara lebih baik.
Yan Meihua, ketua kelompok studi Bahasa Mandarin bagi para penstudi Bahasa Mandarin dari seluruh dunia yang juga memimpin forum ini mengatakan bahwa kelompoknya akan menggunakan beraneka ragam cara untuk meningkatkan standar dari pelajaran Bahasa Mandarin di beberapa negara anggota.
Dalam beberapa tahun mendatang, kelompok ini akan menerbitkan buku-buku berbahasa Mandarin yang dipadukan dengan bahasa lainnya seperti Inggris, Prancis, Jerman, Rusia dan Korea. Mereka bahkan berencana untuk membangun pusat pelatihan Bahasa Mandarin di berbagai negara yang menawarkan sumber daya pengajar-pengajar Bahasa Mandarin.

Yang sangat menarik adalah fakta bahwa pelajaran Bahasa Mandarin juga semakin terkenal dan mengalami peningkatan di benua Afrika beberapa tahun ini. Berdasarkan data dari Kantor Lembaga Bahasa Mandarin Internasional, Cina telah mengutus delegasi guru-guru Bahasa Mandarin yang bertugas di 11 negara di Afrika.
Mayoritas mereka yang telah memiliki pengalaman mengajar Bahasa Mandarin di Afrika percaya bahwa Bahasa Mandarin akan lebih terjamin setelah diselenggarakannya ‘Beijing Summit’`dan konferensi ke-3 para menteri dalam Forum Kerjasama China-Afrika (Forum on China- Africa Cooperation/FOCAC).
Hasil-hasil dari forum tersebut antara lain adalah pembukaan lembaga konfusianisme yang memiliki program Bahasa Mandarin pertama di Afrika di Kenya’s Egerton University, Kenya, pembukaan kursus pelatihan Bahasa Mandarin bagi masyarakat umum di Mauritania, dan pelatihan guru-guru Bahasa Mandarin lokal di Tunisia. Menteri Pendidikan Mesir bahkan menyatakan bahasa Mandarin sebagai bahasa asing terpopuler kedua di tingkat SMA di Mesir.

Tidak hanya bagi AS dan Eropa, bahasa Mandarin juga menjadi perhatian yang semakin mendalam bagi negara-negara Asia sendiri terutama terkait dengan hubungan China dengan negara-negara anggota ASEAN yang semakin erat dalam bidang ekonomi, perdagangan, kebudayaan, pariwisata, dan lain-lain.
Di negara-negara Asia Tenggara, terdapat sekitar enam ratus ribu orang penstudi bahasa Mandarin dengan 102 universitas dan 2.500 sekolah dasar dan sekolah menengah yang telah menawarkan jurusan bahasa Mandarin dan kelas bahasa Mandarin.

Di Indonesia sendiri, perlahan tapi pasti jumlah peminat untuk mempelajari Mandarin pun meningkat. Kini belajar bahasa Mandarin menjadi tren baru di kota-kota besar di Indonesia selepas tumbangnya Orde Baru. Penguasaan bahasa Mandarin bukan sekadar euforia orang Tionghoa, tetapi menjadi salah satu sarana memperkaya kemampuan intelektual terutama menyikapi perkembangan pesat ekonomi Tiongkok dan globalisasi.
Kini terdapat sekitar 3.000 mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di China di mana 90% di antaranya mempelajari bahasa Mandarin. Dari segi kuantitas, Indonesia berada di urutan kelima negara yang memiliki siswa terbanyak di China. Empat negara di atasnya adalah Korea Selatan, Jepang, Vietnam, dan AS.
Era globalisasi telah membuat masyarakat semakin sadar pentingnya mempelajari bahasa asing, termasuk bahasa Mandarin. Kemampuan bahasa asing dijadikan sebagai suatu persiapan demi meningkatkan kompetensi saat memasuki dunia kerja. Kesadaran itu membuat banyak orang Indonesia tertarik kuliah di China. Apalagi, bahasa Mandarin sekarang telah menjadi bahasa internasional kedua setelah Bahasa Inggris.
Kesadaran akan pentingnya bahasa Mandarin ini pulalah yang mendorong beberapa institusi pendidikan mulai memasukkan bahasa ini dalam kurikulumnya. ”Pada era global sekarang ini, bahasa Mandarin sudah menjadi bahasa internasional dan sangat penting, karena digunakan hampir semua bidang.
Tak hanya pendidikan, tetapi terutama ekonomi dan industri,” papar Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan dan Pengajaran Nasional (YPPN) Budya Wacana, dokter Gideon Hartono. Begitu melihat perkembangan China yang ternyata mampu memengaruhi ekonomi dunia, dia lantas mengambil langkah memberikan materi bahasa Mandarin di Sekolah Budya Wacana, mulai dari kelompok bermain, TK, SD, SMP sampai SMA.
Semua mendapat pelajaran bahasa Mandarin.
”Bahasa Mandarin bukan hanya sebagai ekstra, melainkan wajib bagi peserta didik. Setiap minggu mereka mendapatkan tiga jam pelajaran dan akan terus ditingkatkan seperti bahasa Inggris menjadi setiap hari,” urai Gideon. ‘
“Kalau kita tidak ingin ketinggalan dengan negara lain, sudah saatnya bahasa Mandarin diajarkan sejak dini selain teknologi komunikasi dan informasi,” tandas Ketua Paguyuban Bhakti Putera, sebuah wadah lulusan sekolah berbahasa Mandarin yang bersedia memberikan bantuan pada para guru agar lebih mumpuni berbahasa Mandarin, Jimmy Sutanto.

Manfaat Belajar Bahasa Mandarin Untuk Anda dan Anak - anak
   Belajar bahasa mandarin atau belajar mandarin , ternyata bermanfaat bagi pengembangan otak besar?banyak anak-anak di seluruh dunia setelah belajar belajar mempelajari bahasa bahasa Tionghoa, memiliki hasil yang serupa, mengenai hal ini sudah sejak lama terus menerus dibuktikan oleh sejumlah penelitian ilmiah.
   Hasil resmi penelitian di Singapore pada bulan Januari tahun ini juga membuktikan, anak-anak belajar bahasa atau belajar bahasa mandarin bisa meningkatkan IQ dan kemampuan. IQ anak Singapore berusia antara 6 hingga 12 tahun yang belajar belajar bahasa mandarin atau mandarin bahasa lebih tinggi dibandingkan dengan anak-anak Inggris, Jerman dan Australia, kemungkinan hal itu berkaitan dengan pembelajaran mereka akan bahasa belajar atau belajar bahasa aksara mandarin yang berkarakter pictogram.
   Sesuai berita <healthy net>, penelitian ini telah meneliti 7.000 lebih anak-anak berusia antara 6 hingga 12 tahun, dengan menggunakan metode pengangkaan IQ yang diakui internasional untuk menimbang level IQ anak, akhirnya disimpulkan, anak Singapore di dalam hal penampilan, lebih unggul dibandingkan dengan anak-anak Inggris, Jerman, Australia dan negara barat lainnya.
   Dr. Zeng yang mengadakan penelitian ini berpendapat, situasi ini, kemungkinan telah menunjukkan bahwa bahasa belajar atau belajar mandarin, di dalam peningkatan bidang IQ memerankan bobot yang cukup penting. Hasil penelitian bersamaan itu juga menunjukkan, anak-anak yang dengan aktif mengikuti kegiatan ekstra kurikuler bahasa bahasa, IQ mereka juga lebih tinggi dibandingkan dengan anak-anak lain.
   Demi membuktikan keterkaitan belajar bahasa mandarin mandarin dengan peningkatan IQ, Dr. Zeng memperbandingkan anak-anak Singapore itu dengan anak-anak dari Hong Kong dan Korea yang sama-sama juga harus belajar mandarin bahasa, akhirnya disimpulkan IQ anak-anak dari ketiga tempat tersebut seimbang.    Dr. Zeng menyatakan, ini juga telah membuktikan keunikan pictogram bahasa mandarin mandarin, dapat membantu meningkatkan IQ anak kecil dan memperkuat kemampuan mandarin belajar.   
   Tidak ada hal yang berjalan sendirian, <harian Figaro> Perancis pada tahun yll pernah mempublikasikan sebuah artikel tentang “10 ALASAN UTAMA BELAJAR BAHASA MANDARIN“, menandakan kelebihan mandarin belajar, melalui peluang artikel ini menganjurkan kepada orang Perancis untuk belajar berbicara bahasa mandarin.
Diantaranya terdapat sebuah alasan yakni: “Belajar bahasa mandarin bermanfaat melatih sel-sel syaraf”, disebutkan oleh artikel tersebut, aksara bahasa mandarin bisa menyatakan niat-pikirannya, saling berketerkaitan, bagaikan sebuah puzzle. Belajar memahami makna dari berbagai bagian, terkadang lebih membutuhkan pergerakan otak dibandingakan dengan bermain Permainan Shu Du dari Jepang, juga lebih bermakna.